- Klarifikasi masalah, klarifikasi masalah meliputi pemberian penjelasan kepada siswa tentang masalah yang diajukan, agar siswa dapat memahami tentang penyelesaian seperti apa yang diharapkan.
- Pengungkapan pendapat, pada tahap ini siswa dibebaskan untuk mengungkapkan pendapat tentang berbagai macam stategi penyelesaiannya.
- Evaluai dan pemilihan, pada tahap evaluasi dan pemilihan ini, setiap kelompok mendiskusikan pendapat-pendapat atau strategi-strategi mana yang cocok untuk menyelesaikan masalah.
- Implementasi, pada tahap ini siswa menentukan strategi mana yang dapat diambil untuk menyelesaikan masalah, kemudian menerapkannya sampai menemukan penyelesaian masalah tersebut (Pepkin, 2004 :2)
Grup Kenthong MIMA NU Karangnangka
MI Ma'arif NU Karangnangka Sedang memeriahkan acara di desa karangnangka. MI Ma'arif NU Karangnangka mempunyai grup kentongan Panji Laras kami bersyukur karena dapat ikut serta dalam acara-acara yang diadakan didesa.
Lomba Siswa KKMI Kec. Kedungbanteng
Foto Ketua KKMI berfoto bersama para pemenang lomba siswa bidang seni. MI Ma'arif NU Karangnangka sebagai tuan rumah mendapatkan beberapa juara diataranya MTQ, Murotal, Pidato B. Arab. Acara ini berlangsung selama satu hari.
Senam Pagi
Setiap hari sabtu siswa-siswi beserta guru melakukan senam bersama. hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan peserta didik agar badan dan otot-otot tubuh tidak kaku. juga meningkatkan kecintaan siswa kepada olah raga.
Rapat Dewan Guru dan Komite
Dewan Guru dan Komite MI Ma'arif NU Karangnangka sedang melakukan rapat dalam rangka evaluasi kegiatan madrasah dan membahas agenda Madrasah ke depan
Kegiatan Pramuka
Dalam rangka mengisi waktu setelah melaksanakan ulangah akhir semester gasal. MI Ma'arif NU Karangnangka mengadakan persami untuk refresing. kegiatan ini walaupun sederhana akan tetapi mempunyai nilai pendidikan dan pembelajaran yang tinggi.
Wednesday, May 14, 2014
Creative Problem Solving Dalam Pembelajaran Matematika
Tuesday, May 13, 2014
Pembelajaran Terpadu Melalui Eksta Pramuka
Wednesday, April 23, 2014
Aliran-Aliran Dalam Pendidikan
- Aliran nativisme yang dipelopori oleh Schopenhauer. Beliau mengatakan bahwa bakat mempunyai peranan yang penting. Tidak ada gunanya orang mendidik kalau bakat anak memang jelek. Sehingga pendidikan diumpamakan "merubah emas menjadi perak" jadi suatu hal yang tidak mungkin. Kalimat tersebut mungkin masih sulit dipahami, maksudnya aliran nativisme ini berpendapat bahwa faktor genetik yang diwariskan oleh orang tua baik barupa bakat, sifat, atau kemampuan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam pendidikan. Seseorang akan mudah diarahkan atau dididik apabila dia telah mewarisi perlaku baik, seseorang akan mudah diajar musik misalnya apabila dia telah memiliki bakat bermain musik karena orang tuanya seorang musisi dan sebaliknya seseorang akan sulit diajar musik misalkan apabila dia tidak punya bakat musik yang diwariskan oleh orang tua. Singkatnya pengaruh keluarga dalam proses pendidikan sangat penting.
- Aliran empirisme yang dipelopori oleh John Locke. Beliau mengatakan bahwa pendidikan itu perlu sekali. Teori ini terkenal dengan teori tabularasa. yang artinya anak lahir diumpamakan sebagai kertas putih bersih dan tergantung kepada yang menulis, siapa yang menulis? tentu saja pendidik. Jadi anak akan dijadikan apa saja tergantung daripada pendidiknya. Disini kelihatan betapa pentingnya pendidikan itu. Lebih lanjut saya ulas bahwa, aliran empirisme ini mencoba mengungkapkan seseorang bisa dirubah melalui pendidikan, bagaimanapun latar belakang seseorang itu asal mendapatkan pengarahan dan pendidikan yang baik, maka anak itu bisa menjadi baik, aliran ini juga mencoba menjelaskan bahwa pengaruh lingkungan sangat berpengaruh bagi perkembangan kedewasaan seseorang, dia akan menjadi baik manakala lingkungan sekitarnya baik, atau dia akan menjadi buruk manakala lingkungan sekitarnya buruk. Jadi aliran ini beranggapan bahwa bukan faktor genetik atau keturunan yang berpengaruh pada pendidikan seseorang akan tetapi faktor lingkungan.
- Aliran convergensi yang dipelopori oleh Wiliam Stern. Aliran ini mengakui kedua duanya pendidikan itu perlu sekali, tetapi semua ini terbatas karena bakat daripada anak didik. Aliran ini mencoba menggabungkan dua aliran diatas yaitu aliran nativisme dan aliran empirisme. sehingga dapat disimpulkan aliran convergensi beranggapan bahwa manusia dalam proses pendidikan dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor genetic dan faktor lingkungan. Bakat atau keterampilan seseorang tidak akan berkembang tanpa adanya proses pendidikan atau lingkungan yang mendukung, begitu pula manusia akan lambat untuk menyerap suatu keterampilan apabila dia memang tidak mempunyai bakat.
Friday, April 4, 2014
Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli
- Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
- Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
- Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
- Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.
Friday, February 21, 2014
Cara Belajar Yang Efektif
20 Sikap Guru Dalam Proses Pembelajaran
2. Berpengalaman mengajar
3. Ucapannya jelas
4. Antusias
5. Peduli
6. Ceria dan santai
7. Siap bekerja sama dengan guru lain maupun orang tua siswa
8. Berniat memperbaiki kecakapan mengajarnya dan memajukan ilmu pendidikannya
9. Kelasnya secara sturktural teratus baik, utnuk memaksimalkan waktu mengajar
10. Menempelkan atauran pada dinding kelas
11. Menempelkan karya semua siswa di dinding kelas
13. Menjaga waktu transisi sedikit mungkin
14. Masuk kelas dalam kondisi siap.
15. Dorongan positif
16. Memonitor dan menganangi gangguan kecil di kelas
17. Suka berkeliling
18. Mendisiplinkan siswa secara adil dan wajar
19. Menyampaikan harapan akademis yang tinggi
20. Mengajar berdasarkan teori dan praktek pendidikan yang kuat
Friday, November 1, 2013
Pengertian Pembelajaran Tematik
Agar diperoleh gambaran yang lebih jelas berikut ini akan diuraikan ketiga prinsip tersebut :
1. Bersifat kontekstual atau terintegrasi dengan lingkungan
Tuesday, October 15, 2013
Silsilah Sunan Ampel
Silsilah Sunan Ampel diantaranya :
- Sunan Ampel/Raden Rahmat/Sayyid Ahmad Rahmatillah bin
- Maulana Malik Ibrahim/Ibrahim Asmoro bin
- Syaikh Jumadil Qubro/Jamaluddin Akbar Khan bin
- Ahmad Jalaludin Khan bin
- Abdullah Khan bin
- Abdul Malik Al Muhajir bin
- Alawi Ammil Faqih bin
- Muhammad Sohob Mirbath
- Ali Kholi Qosam bin
- Alawi Ast Stasi bin
- Muhammad Sohibus Saumi'ah bin
- Alawi Awwal bin
- Ubaidillah bin
- Ahmad Al Muhajir
- Isa Ar Rumi
- Muhammad An Naqib bin
- Ali Uraidhi bin
- Ja'far Ash Shodiq bin
- Muhammad Al Baqir bin
- Ali Zaenal Abidin bin
- Imam Husai bin
- Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az Zahro binti Muhammad saw
Friday, October 4, 2013
Silsilah Sunan Gresik
Friday, June 14, 2013
Ruang Lingkup Sentra Ibadah di TK
- Aplikatif : pada dataran aplikatif ruang lingkupnya mulai dari kegiatan anak bangun tidur sampai mereka tidur kembali. Dapat dirinci lebih lanjut seperti : do'a bangun tidur, do'a masuk dan keluar kamar mandi, do'a ketika mau mengenakan pakaian, do'a bercermin, do'a sebelum dan sesudah makan dan lain-lain sampai do'a ketika mereka akan tidur malam. Pengetahuan nilai-nilai agama bersifat aplikatif dan berkategori praktek diantaranya : aturan memberi salam kepada kedua orang tua dan sesama manusia, aturan masuk tempat ibadah, khusus untuk TK islam yaitu praktek wudhu, sikap berdo'a, praktek shalat, praktek adzan dan iqomat dan lain sebagainya
- Enjoyeble : adapun materi yang bersifat enjoyeble diantaranya meteri pengembangan nilai-nilai agama yang bersifat sejarah atau cerita seperti cerita para malaikat, para nabi, para sahabat nabi dan sebagainya, sosiodrama tentang kisah-kisah keagamaan, pesan-pesan ajaran agama yang disajikan dengan bernyanyi atau lagu, praktek-praktek dengan bermain sebagai pengantarnya dan sebagainya.
- Mudah ditiru : Kualitas dan kuantitas materi pelajaran nilai-nilai agama, juga menjadi salah satu pertimbangan para guru dan orang tua, agar materi yang disajikan dapat dilakukan atau dipraktekkan sesuai kemampuan anak. Kurangnanya pertimbangan terhadap hal tersebut, akan mengakibatkan munculnya pembelajaran yang sia-sia atau kurang bermakna bagi anak itu sendiri. Pilihlah atau tentukanlah materi pembelajaran nilai-nilai agama yang sesuai dengan kemampuan fisik anak, dan karakter lahiriah anak. Hindari penyajian materi yang menyusahkan dan membuat anak malas untuk mengikutinya. Ruang lingkup tentang hal tersebut dapat diberikan seperti praktek peribadatan yang ringan seperti sikap berdo'a, sikap bersalaman, sikap makan, dan sebagainya
Friday, June 7, 2013
Pengertian Sentra Ibadah di Taman Kanak-Kanak
Sunday, June 2, 2013
Prestasi Yang Pernah Diraih Oleh Siswa
| Juara | Jenis Lomba | Tahun | Jenis Kegiatan |
| III | Tartil Qur'an | 2007 | MTQ Tingkat Kecamatan SD/MI |
| I | MTQ Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| I | Catur Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| II | Bulutangkis Ganda Putra | 2009 | Porseni KKMI |
| III | Tenis Meja Tunggal Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| III | Loncat Tinggi Putra | 2009 | Porseni KKMI |
| III | Pidato Bahasa Jawa | 2009 | Porseni KKMI |
| III | Loncat Jauh Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| II | MTQ Putra | 2009 | Porseni KKMI |
| I | Bulu Tangkis Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| II | Pidato Bahasa Inggris | 2009 | Porseni KKMI |
| I | Bulu Tangkis Ganda Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| I | Tenis Meja Putra | 2009 | Porseni KKMI |
| I | Kaligrafi Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| II | Bulu Tangkis Ganda Putri | 2009 | Porseni KKMI |
| III | MTQ Putra | 2009 | Porseni KKMI |
| II | MTQ Putri | 2011 | MTQ Kecamatan Tingkat SD/MI |
| II | Sepak Takraw | 2012 | Porseni KKMI |
| III | Senam ABI | 2012 | HAB Kemenag |
| I | Cerdas Cermat | 2012 | Porseni KKMI |
| I | Catur Putri | 2012 | Porseni KKMI |
| III | Bulu Tangkis Putra | 2012 | Porseni KKMI |
| III | Bulu Tangkis Putri | 2012 | Porseni KKMI |
| III | Olimpiade B. Indonesia | 2012 | HAB Kemenag |
| I | Olimpiade B. Indonesia Putra | 2013 | HUT Mts Ma'arif Kedungbanteng |
| I | MTQ Putri | 2013 | Axioma Tingkat KKMI |
| II | MTQ Putra | 2013 | Axioma Tingkat KKMI |
| III | Pidato B. Indonesia | 2013 | Axioma Tingkat KKMI |
Monday, May 27, 2013
Peran Metode Dalam Pembelajaran
- Asas kemajuan berkelanjutan (continous progress) yang artinya memberi kemungkinan kepada murid untuk mempelajari sesuatu sesuai dengan kemampuannya.
- Penekanan pada belajar sendiri, artinya anak-anak diberi kesempatan untuk mempelajari dan mencari sendiri bahan pelajaran lebih banyak lagi dari pada yang diberikan oleh guru.
- Bekerja secara team, dimana anak-anak dapat mengerjakan sesuatu pelajaran yang memungkinkan anak untuk bekerja sama.
- Multidisipliner, artinya memungkinkan anak-anak untuk mempelajari sesuatu dengan meninjau dari berbagai sudut pandangan atau ilmu.
- Fleksibel, artinya dapat dilakukan menurut keadaan dan keperluan. (Engkoswara, 1988:46)
- Sebagai pedoman bagi guru dalam perencanaan pembelajaran
- Sebagai alat untuk mencapai tujuan pembelajaran
- Sebagai salah satu cara agar pembelajaran berlangsung secara menyenangkan
- Sebagai salah satu cara agar dengan pemilihan metode yang tepat materi pembelajaran dapat diterima oleh siswa dengan baik.
- Sebagai bahan untuk menilai ketuntasan hasil belajar dengan menggunakan suatu metode atau pemilihan sebuah metode pembelajaran
- Melihat pada materi yang akan disampaikan sehingga dapat menggunakan metode yang tepat
- Melihat situasi dan kondisi
- Memperkirankan tingkat efektivitasnya dan efisiensi dalam proses pembelajaran
- Menguasai metode yang akan dipakai dalam proses pembelajaran
- Disesuaikan dengan tujuan yang akan dicapai dalam proses pembelajaran
Wednesday, May 22, 2013
Pembangunan Karakter Melalui Kegiatan Pramuka
Tuesday, May 21, 2013
Kompetensi Guru Sebagai Pendidik Yang Baik
- Kompetensi intelektual,yaitu berbagai perangkat pengetahuan yang ada dalam diri individu yang diperlukan untuk menunjang berbagai aspek kinerja sebagai guru.
- Kompetensi fisik yaitu perangkat kemampuan fisik yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas sebagai guru dalam berbagai situasi.
- Kompetensi pribadi, yaitu perangkat perilaku yang berkaitan dengan kemapuan individu dalam mewujudkan dirinya sebagai pribadi yang mandiri untuk melakukan transformasi diri, identitas diri, dan pemahaman diri.
- Kompetensi sosial, yaitu perangkat perilaku tertentu yang merupakan dasar dari pemahaman diri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan social serta tercapainya interaksi social secara efektif.
- Kompetensi spiritual, yaitu pemahaman, penghayatan, serta pengalaman kaidah-kaidah keagamaan.
- Mengembangkan kepribadian yaitu: bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berperan dalam masyarakat sebagai warga negara yang berjiwa Pancasila, mengembangkan sifat-sifat terpuji yang dipersyaratkan bagi jabatan guru.
- Berinteraksi dan berkomunikasi, yaitu: berinteraksi dengan teman sejawat untuk meningkatkan kemampuan profesional, berinteraksi dengan masyarakat untuk penuaian misi pendidikan.
- Melaksanakan bimbingan dan penyuluhan, yaitu: membimbing siswa yang mengalami kesulitan belajar, membimbing siswa yang berkelainan dan berbakat khusus.
- Melaksanakan administrasi sekolah, yaitu: mengenal pengadministrasian sekolah, melaksanakan kegiatan pengadministrasian sekolah.
- Menguasai landasan kependidikan, seperti: mengenal tujuan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan nasional, mengenal fungsi sekolah dalam masyarakat, dan mengenal prinsip-prinsip psikologi pendidikan yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran.
- Menguasai bahan pembelajaran, seperti: menguasai materi pembelajaran, kurikulum pembelajaran sesuai jurusan.
- Menyusun progam pengajaran, seperti: menetapkan tujuan, memilih dan mengembangkan bahan pembelajaran, memilih dan mengembangkan media pembelajaran, memilih dan mengembangkan sumber belajar.
- Melaksanakan progam pengajaran, yaitu: menciptakan iklim pembelajaran yang tepat, mengatur ruangan belajar, dan mengelola interaksi belajar mengajar.
- Menilai hasil dan proses pembelajarn yang telah dilaksanakan, yaitu: menilai prestasi siswa untuk kepentingan pembelajaran, dan menilai proses pembelajaran yang telah dilaksanakan.
- Kompetensi Kognitif, artinya kemampuan bidang intelektual seperti penguasaan mata pelajaran, pemgetahuan tentang mata pelajaran, pengetahuan mengenai cara belajar, pengetahuan tentang belajar dan tingkah laku individu, pengetahuan tentang administrasi kelas, pengetahuan tentang cara menilai hasil belajar siswa, dan pengetahuan tentang kemasyarakan serta pengetahuan umum lainnya.
- Kompetensi Sikap, artinya kesiapan dan kesediaan guru terhadap berbagai hal berkenaan dengan tugas dan profesinya. Misalnya, sikap menghargai pekerjaannya, mencintai dan memiliki perasaan senang terhadap mata pelajaran yang dibinanya, sikap toleransi terhadap teman seprofesinya, dan memiliki kemauan yang keras untuk meningkatkan hasil pekerjaannya.
- Kompetensi Perilaku/performance, artinya kemampuan guru dalam berbagai ketrampilan mengajar, membimbing, menilai, menggunakan alat bantu pengajaran, bergaul dan berkomunikasi dengan siswa, ketrampilan menumbuhkan semangat belajar para siswa, ketrampilan menyusun persiapan/perancanaan mengajar, ketrampilan melaksanakan administrasi kelas, dan lain-lain.
- Kemampuan menguasai landasan-landasan kependidikan
- Kemampuan menguasai bahan pelajaran yang akan disajikan
- Kemampuan mengelola program belajar mengajar
- Kemampuan mengelola kelas
- Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar
- Kemampuan menggunakan media/sumber belajar
- Kemampuan menilai hasil belajar (prestasi siswa)
- Kemampuan mengenal fungsi dan program layanan bimbingan dan penyuluhan.
- Kemampuan mengenal dan menyelenggarakan administrasi pendidikan
- Kemampuan memahami prinsip-prinsip dan menafsirkan hasil-hasil penelitian pendidikan guna keperluan mengajar.
Friday, May 17, 2013
Agenda MI Ma'arif NU Karangnangka
Agenda MI Ma'arif NU KarangnangkaA. Agenda Harian
- Memeriksa Daftar Hadir Guru
- Mengamati dan Memeriksa K9 dan Lingkungan
- Menyiapkan Perangkat Pembelajaran
- Melaksanakan KBM
- Melaksanakan Bimbingan Siswa
- Melaksanakan Upacara Bendera
- Memeriksa Agenda Surat
- Memeriksa Keuangan Madrasah
- Memeriksa Kegiatan Siswa
- Evaluasi Kegiatan Belajar
- Mengadakan Rapat
- Menyiapkan Agenda Kegiatan
- Menyiapkan Lapor Bulan
- Menyiapkan Kegiatan PSB
- Mengikuti Kegiatan Kedinasan
- Mengirimkan Kontingen Sekolah Untuk Mengikuti Lomba
- Evalusi Sekolah
Sunday, April 11, 2010













